Model Konseptual basis data
Perancangan
model konseptual basis data dalam sebuah organisasi menjadi tugas dari
Administrator basis data. Model konseptual merupakan kombinasi beberapa cara
untuk memproses data untuk beberapa aplikasi. Model konseptual tidak tergantung
pada aplikasi individual, DBMS digunakan, Hardware komputer dan model fisiknya.
Pada perancangan model konseptual
basis data ini penekanan dilakukan pada struktur data dan relasi antara file.
Pada perancangan model konseptual ini dapat dilakukan dengan menggunakan model
data relasional.
Teknik Model Data Realsional ada 2
yaitu :
· Teknik Normalisasi
· Teknik Entity Relationship
1.
Teknik Normalisasi
Proses
normalisasi adalah proses pengelompokan data elemen menjadi tabel-tabel yang
menunjukkan entity dan relasinya. Pada proses normalisasi dilakukan pengujian
pada beberapa kondisi apakah ada kesulitan pada saatmenambah/menyisipkan,
menghapus, mengubah dan mengakses pada suatu
basis data. Bila terdapat kesulitan
pada pengujian tersebut maka perlu dipecahkan relasi pada beberapa tabel lagi
atau dengan kata lain perancangan basis data belum optimal.
Field
(Atribut) Kunci
Setiap file selalu terdapat kunci
dari file berupa field atau satu set field yang dapat mewakili record. Misalnya
Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) merupakan kunci dari tabel mahasiswa suatu
Perguruan Tinggi, setiap pencarian cukup dengan menyebut nomor mahasiswa
tersebut maka dapat diketahui identitas mahasiswa lainnya seperti nama, alamat
dan atribut lainnya.
Nomor Pegawai (NIP) bagi data dosen,
NIK untuk data karyawan, Kode_Kuliah untuk data Mata kuliah, dan lain
sebagainya.
Jenis Atribut Pada Entitas
Atribut yang melekat pada suatu
entitas ada bermacam tipe seperti yang akan
dijelaskan sebagai berikut :
a.
Atribut Sederhana
Atribut sederhana merupakan atribut
atomik yang tidak dapat lagi dipecah menjadi atribut lain. Contoh Entitas
mahasiswa mempunyai atribut sederhana berupa NIM, Nama Mahasiswa .
b.
Atribut Komposit
atribut komposit merupakan atribut
yang masih dapat dipecah menjadi sub-sub atribut yang masing-masing memiliki
arti tesendiri.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai
atribut alamat. Alamat disini dapat
dipecah menjadi sub atribut seperti
nama_kota, kode_pos.
c.
Atribut Bernilai Tunggal:
yaitu atribut yang hanya memiliki
satu nilai untuk setiap barisnya. Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut
NPM, Nama, Alamat isi data dari atribut ini hanya boleh diisi dengan 1 data.
Setiap mahasiswa hanya memiliki 1 NPM, 1 Nama, 1 Alamat.
d.
Atribut Bernilai Jamak
yaitu atribut yang boleh memiliki lebih dari
satu nilai untuk setiap barisnya.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai
atribut Hobby isi data dari atribut ini
boleh lebih dari 1 data. Mahasiswa
Roshita memiliki NPM 13402021
beralamat di Jalan Garuda 32
Yogyakarta memiliki Hobby (Olah Raga,
Nyanyi, Masak dan Nonton TV).
e. Atribut
Harus Bernilai
yaitu atribut yang harus memiliki nilai data
untuk setiap barisnya. Biasanya atribut seperti ini sudah ditetapkan dalam
perancangan tabelnya sehingga jika dalam pengisian dokosongi akan terjadi
kesalahan.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai
atribut NPM dan Nama_Mahasiswa
yang harus diisi datanya, sebab jika
tidak diisi akan terjadi kekacauan dalam
basis data.
f.
Atribut Bernilai Null
yaitu atribut yang boleh tidak memiliki nilai
data untuk setiap barisnya.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai
atribut Alamat, Hobby, Nama_Pacar
yang boleh untuk tidak diisi tetapi
kalau diisi akan lebih baik,
g.
Atribut Turunan:
yaitu atribut yang nilai-nilainya diperoleh dari pengolahan
atau dapat diturunkan dari atribut
lain yang berkaitan.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai
atribut IPK yang diperoleh dari pengolahan atribut Nilai pada tabel (entitas
Nilai) dengan kode NIM mahasiswa yang sama dan diproses sehingga menghasilkan
IPK untuk mahasiswa yang bersangkutan..
Kunci Kandidat (Candidate Key)
Kunci kandidat adalah satu atribut
atau satu set atribut yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian
spesifik dari entity. Satu set atribut menyatakan secara tidak langsung dimana
anda tidak dapat membuang beberapa atribut dalam set tanpa merusak kepemilikan
yang unik.
Jika kunci kandidat berisi lebih
dari satu atribut, maka biasanya disebut sebagai composite key (kunci campuran
atau gabungan).
Contoh :
File mahasiswa berisi :
·
Nomor Pegawai
·
No KTP
·
Nama Pegawai
·
Tempat Lahir
·
Tanggal Lahir
·
Alamat
·
Kota
Kunci kandidat dalam file mahasiswa
di atas dapat dipilih sbb :
·
Nomor Pegawai
·
No KTP
·
Nama (tidak dapat dipakai karena sering seseorang punya nama
yang
sama dengan orang lain)
·
Nama + Tanggal Lahir (mungkin bisa dipakai sebagai kunci
karena
kemungkinan orang dengan nama yang
sama dan tanggal lahir yang
sama cukup kecil)
·
Nama + Tempat Lahir + Tanggal Lahir (dapat dipakai sebagai
kunci)
·
Alamat dan Kota (bukan kunci)
Kunci Primer (Primery Key)
Primary key adalah satu atribut atau
satu set minimal atribut yang tidak hanya
mengidentifikasi secara unik suatu
kekadian spesifik, tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu
entity.
Setiap kunci kandidat dapat menjadi
kunci primer tetapi sebaliknya sebaiknya
dipilih satu saja yang dapat
mewakili secara menyeluruh terhadap entity yang
ada.
Contoh :
·
No Pegawai (karena sifatnya yang unik maka tidak mungkin
pegawai
mempunyai Nomor Pegawai yang sama).
·
No KTP (Bisa dipakai misalnya untuk pegawai yang baru belum
mendapatkan nomor pegawai maka bisa
digunakan nomor KTP untuk
sementara sebagai kunci primer.
·
Kode_Kuliah (bisa dipakai untuk data mata kuliah karena kode
mata
kuliah bersifat unik untuk tiap mata
kuliah)
Kunci Alternatif (Alternate Key)
Kunci alternatif adalah kunci
kandidat yang tidak dipakai sebagai kunci primer.
Kunci alternatif ini sering
digunakan untuk kunci pengurutan misalnya dalam
laporan.
Kunci Tamu (Foreign Key)
Kunci tamu adalah satu atribut aatau
satu set minimal atribut yang melengkapi satu hubungan yang menunjukkan ke
induknya. kunci tamu ditempatkan pada entity anak dan sama dengan kunci primer
induk yang direlasikan. Hubungan antara entity induk dengan anak adalah
hubungan satu lawan banyak (one to many relationship)
Contoh :
File Transaksi Gaji Bulanan
·
No Pegawai
·
No Bukti
·
Tanggal
·
Jumlah Gaji Kotor
·
Jumlah Potongan
·
Jumlah Gaji Bersih
·
Jumlah Pajak
·
Kunci Tamu
·
No Pegawai (karena Gaji berhubungan dengan file Pegawai)
·
Kunci Primer
·
No Bukti (karena unik dan mewakili entity)
·
Kunci Kandidat
·
No Pegawai + Nomor Bukti (Unik dan menunjukkan hubungan
dengan
·
file Pegawai)
Dalam hubungan dua buah file yang
punya relationship banyak lawan banyak
maka terdapat 2 kunci tamu pada file
konektornya.
Contoh :
File Proyek berisi atribut
·
No Proyek
·
Tgl Mulai
·
Tgl Selesai
·
Anggaran
File Pegawai Berisi Atribut
·
No Pegawai
·
Nama
Hubungan antara file tersebut adalah
banyak lawan banyak yaitu satu
pegawai mengerjakan lebih dari 1
proyek dan 1 proyek dikerjakan oleh
beberapa pegawai maka untuk
menunjukkan hubungan tersebut dipakai file
konektor yang berisi kunci tamu dari
kedua file.
File Proyek Pegawai berisi atribut :
·
No Proyek
·
No Pegawai
·
Jam Kerja
Maka pada file proyek pegawai
terdapat kunci tamu yaitu nomor proyek dan
no pegawai. Kedua atribut tersebut
juga merupakan kunci primer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar